Jenis burung dan kicauannya beserta setingan burung lomba dan perawatannya.

Asal Usul Lovebird Fischeri


Nama ilmiah:
Agapornis personata fischeri Ada beragam mutasi warna yang menarik dari Lovebird Fischer, yang meliputi biru encer, encer kuning, pied, hitam atau hitam bermata putih, albino, lutino, dan kayu manis.
Distribusi:
   Lovebird Fischer adalah burung asli Afrika bagian timur utara Tanzania dan selatan dan tenggara Danau Victoria. Mereka menghuni semak-semak yang terisolasi dan rumpun pohon yang dikelilingi dataran berumput. Mereka awalnya ditemukan pada akhir 1800-an, dan pertama kali dibesarkan di Amerika Serikat pada tahun 1926.
Deskripsi:
   Lovebird Fischer mempunyai ukuran  sedikit lebih keci, di banding jenis lainnya.  Mereka memiliki bulu hijau umum yang lebih kekuningan di bawahnya. Dahi, pipi, dan tenggorokan berwarna oranye merah dan bagian kepala lainnya berwarna hijau zaitun kusam. Bagian leher dan dada bagian atas berwarna kuning keemasan. Ekornya memiliki beberapa batang kuning dan hitam dan bulu biru pucat di bagian atas. Mata cokelat dikelilingi lingkaran putih. Paruhnya merah dan kakinya berwarna abu-abu pucat. Saat masih muda terlihat kusam terutama di kepala dan mereka memiliki tanda hitam di paruh. 
   Lovebird fischer termasuk dalam kelompok yang disebut spesies klep(kacamata) '. Ada empat spesies jenis berkacamata ini dengan tiga lainnya adalah Masked( personata)  , pipi hitam ( nigrigenis), dan Nyasa (lilianae)  . Kelompok ini bisa dikenali oleh cincin(lingkaran putih) yang jelas di sekitar mata mereka.

   Spesies ini bersifat koloni yang tidak akan berebut wilayah saat  bersama. Sangat mudah untuk menjaga agar spesies ini hidup seperti sifat alaminya, dan jenis inilah yang dalam perkembangbiakannya menghasilkan mutasi-mutasi yang paling indah.
Ukuran - Berat:
  Lovebird Fischer sedikit lebih kecil dari spesies lovebird lainnya, hanya panjangnya sekitar 5 3/4 "(14,5 cm).
Perawatan dan pemberian makan:
   Diperlukan sangkar yang lapang karena kekasih sangat aktif. Jika Anda memiliki hewan peliharaan jinak yang disimpan di kandang kecil, perlu dikeluarkan untuk waktu yang lama untuk terbang. 
   Di alam liar, Lovebird Fischer memakan benih dan juga tanaman pertanian, terutama jagung dan millets. Sebagai hewan peliharaan mereka akan menikmati berbagai macam bibit, buah, sayuran, dan pakan tambahan. 
Perilaku Sosial
   Di alam liar mereka terlihat berkelompok kecil, dan kadang kelompok besar saat meloloh berda di sekitar ladang. 
   Lovebird adalah burung yang sangat setia dengan pendampingnya, dan pada umumnya dianggap penting untuk kesehatan dan kebahagiaan mereka sehingga mereka tetap berpasangan dan bukan sendirian. Dan bagaimanapun, mereka bersikap agresif terhadap burung lain dalam kandang ternak. 
Kegiatan:
   Senang terbang, memanjat, dan bermain. Sediakan banyak ruangan dan banyak mainan.
Pembiakan / Reproduksi
   Lovebird Fischer sangat baik untuk peternak awal. Burung-burung ini akan berkembang biak sebagai pasangan tunggal atau di koloni. Di alam liar, burung-burung ini bersarang di lubang pohon, di celah-celah bangunan.  Bila Anda memberi mereka kotak sarang pastikan juga menyediakan banyak ranting,  potongan kulit kayu, atau bahan  lainnya. 
   Lovebird betina akan mengandung empat sampai enam telur yang diinkubasi selama 23 hari.Lovebird muda akan meninggalkan sarang dalam waktu sekitar 3 sampai 3/12 minggu tapi masih bergantung pada induknya sampai sekitar 4 minggu. Ketika mereka sudah mandiri,pisahkan dari induknya. 
   
Masalah Potensial:
   Burung ini memiliki suara  melengking di banding spesies lainnya, sering aktif berkicau, dan terasa bising setiap hari
  

Related : Asal Usul Lovebird Fischeri

2 Komentar untuk "Asal Usul Lovebird Fischeri"

burungnya bagus nih, warnanya juga mencolok. kalau diburu terus, bisa punah ^_^

hehe iya mas..
kbtulan banyak breeder lovebird skrang jd gak punah..